Bagi sebagian pemain, permainan poker tidak hanya soal keterampilan, strategi, dan keberuntungan. Ada satu unsur menarik yang sering luput dari perhatian, yaitu takhayul. Banyak pemain di seluruh dunia yang membawa benda keberuntungan atau menjalankan kebiasaan khusus sebelum atau selama bermain, dengan harapan bisa meningkatkan peluang menang mereka.
Walaupun secara ilmiah kepercayaan ini tidak terbukti bisa mengubah hasil kartu, ritual-ritual ini seringkali memberikan efek psikologis yang kuat: menumbuhkan rasa percaya diri, ketenangan, bahkan kendali dalam menghadapi tekanan meja poker. Dan ternyata, hal seperti ini cukup umum di kalangan pemain profesional sekalipun.
Contoh Ritual Nyata dari Pemain Poker Terkenal
Salah satu contoh menarik datang dari Steve Dannenmann dalam turnamen World Series of Poker (WSOP) tahun 2005. Dia menjalankan berbagai ritual unik, mulai dari hanya naik taksi bernomor genap, memakai kaos yang sama selama tujuh hari berturut-turut, hingga melarang istrinya menonton permainan karena merasa itu membawa keberuntungan. Anehnya, semua ritual ini dilakukan saat dia berhasil finis di posisi kedua dan membawa pulang hadiah sekitar Rp70 miliar!
Sementara itu, pemain legendaris seperti Daniel Negreanu punya ritual yang lebih mental. Ia selalu menonton film Rocky sebelum ikut turnamen besar. Menurutnya, film tersebut memberinya semangat dan mentalitas juara yang dibutuhkan saat menghadapi tekanan di meja taruhan tinggi.
Seiring dengan berkembangnya poker ke ranah digital, kebiasaan-kebiasaan ini pun ikut bertransformasi. Banyak pemain yang masih menjalankan takhayulnya meski bermain secara online. Ada yang selalu login pada jam tertentu, memilih avatar khusus, atau hanya bermain di ruangan virtual favorit mereka. Di poker online, di mana sinyal fisik seperti ekspresi wajah tidak bisa dibaca, hal-hal kecil seperti ini bisa memberi rasa aman dan rutinitas yang menenangkan.
Takhayul Umum di Kalangan Pemain Poker
Beberapa kepercayaan unik sering ditemui di kalangan pemain poker:
1. Menyilangkan Kaki = Menyilangkan Keberuntungan
Banyak pemain menghindari menyilangkan kaki saat bermain karena dianggap bisa “memotong” aliran hoki mereka. Meskipun tidak ada penjelasan logisnya, kebiasaan ini tetap populer karena dianggap bisa mencegah kekalahan beruntun.
2. Jimat Keberuntungan
Dari zaman dulu, para penjudi sering membawa benda-benda yang dianggap bisa membawa hoki seperti kaki kelinci, semanggi berdaun empat, atau tapal kuda. Beberapa pemain bahkan punya jimat pribadi, seperti koin tertentu, perhiasan, atau pakaian yang dianggap membawa keberuntungan.
3. Fobia Uang Pecahan Tertentu
Ada juga kepercayaan aneh soal uang pecahan Rp750 ribu (konversi dari $50), yang dianggap membawa sial. Banyak pemain menolak menyentuh atau menerima pecahan ini karena reputasinya yang kurang baik, mulai dari sejarah pemalsuan sampai legenda urban soal kematian tokoh kriminal terkenal yang membawa pecahan itu saat meninggal.
Contoh Ritual Unik dari Legenda Poker
Buah Jeruk di Meja – Kisah Johnny Chan
Johnny Chan, salah satu pemain poker tersukses sepanjang masa, terkenal dengan kebiasaannya meletakkan jeruk di samping chip-nya. Awalnya, ini dilakukan untuk mengurangi aroma asap rokok di ruang poker. Namun seiring waktu, jeruk itu jadi simbol keberuntungannya sendiri. Bahkan setelah kasino melarang merokok, Chan tetap membawa jeruk itu, dan terus memenangi berbagai turnamen besar.
Rokok yang Tidak Pernah Dinyalakan – Ciri Khas Sammy Farha
Sammy Farha punya kebiasaan aneh namun ikonik: selalu menggigit rokok yang tidak dinyalakan saat bermain. Padahal, dia bukan perokok. Ceritanya, saat mengalami kekalahan, seorang teman memberinya rokok untuk keberuntungan. Setelah itu, dia mulai menang dan rokok itu pun jadi ritual wajibnya. Bahkan, jika kalah satu ronde, dia akan langsung mengganti rokok dengan yang baru demi “mengatur ulang” keberuntungan.
Casper si Hantu Baik Hati – Teman Doyle Brunson
Doyle Brunson, tokoh legendaris dalam dunia poker, punya kebiasaan berbicara dengan pelindung kartu yang dia beri nama “Casper the Friendly Ghost.” Benda itu sebenarnya pemantik hitam dengan logo Ghostbusters dan tulisan “Texas Dolly.” Awalnya hanya lelucon, tapi setelah merasa sering menang saat menggunakan Casper, dia mulai mempercayainya. Bahkan, Casper sempat disewa pemain lain dengan harga hingga Rp80 juta per jam!
Topi Koboi dan Gaya Bermain Berani ala Hoyt Corkins
Hoyt Corkins dikenal sebagai “Koboi” karena penampilannya yang selalu memakai topi koboi dan sepatu bot. Ia juga sering memakai earplug agar tidak terganggu suara di sekelilingnya. Meski penampilannya klasik, gaya bermainnya sangat agresif, bahkan dia dijuluki “Mr. Move All-In” karena keberaniannya. Gaya bermain ini membuatnya dikenal sebagai mimpi buruk bagi lawan-lawannya di meja.
Kenapa Pemain Percaya pada Takhayul?
Bisa dibilang, permainan poker memang penuh dengan ketidakpastian. Kadang, sudah bermain dengan strategi terbaik pun tetap bisa kalah karena kartu lawan lebih beruntung. Dalam situasi seperti ini, tidak heran kalau banyak pemain mencari sesuatu yang bisa memberi mereka rasa aman atau kendali—meskipun itu hanya secara psikologis.
Takhayul dan ritual memberikan struktur di tengah kekacauan. Misalnya, memakai baju yang sama saat menang bisa memberikan rasa konsistensi dan pengulangan yang menenangkan. Bahkan jika secara logika tidak ada pengaruh nyata, secara emosional itu bisa membuat pemain merasa lebih siap dan fokus.
Peran Psikologi dalam Ritual Poker
Dunia poker bukan hanya soal matematika dan peluang, tetapi juga tentang mental game. Banyak pemain yang percaya bahwa jika mereka merasa positif dan yakin, mereka akan bermain lebih baik. Ritual, takhayul, dan benda keberuntungan bisa menjadi alat bantu untuk menenangkan pikiran dan mengurangi kecemasan.
Di turnamen besar atau meja taruhan tinggi, tekanan bisa sangat besar. Pemain butuh sesuatu untuk meredakan stres. Di sinilah ritual pribadi mereka berperan. Bisa jadi itu hanya sekadar duduk di kursi favorit, menyentuh jimat sebelum membalik kartu, atau bahkan mendengarkan lagu tertentu sebelum bermain.
Takhayul di Poker Online: Masih Relevan?
Walaupun poker online menghilangkan banyak elemen fisik dari permainan langsung, ternyata takhayul tetap hidup dan berkembang. Banyak pemain online yang tetap melakukan ritual sebelum bermain—seperti selalu login di waktu tertentu, menata chip virtual dengan cara tertentu, atau hanya bermain di meja dengan angka favorit.
Bahkan, beberapa pemain memilih nickname yang dianggap membawa hoki, atau menggunakan avatar dengan simbol keberuntungan. Hal-hal kecil ini bisa memberikan rasa nyaman dan stabilitas dalam lingkungan digital yang cepat dan kompetitif.
Antara Fakta dan Imajinasi: Haruskah Kamu Ikut-Ikutan?
Pertanyaan besarnya: apakah kamu perlu mengikuti ritual dan takhayul ini juga? Jawabannya tergantung. Kalau ritual itu membuatmu merasa lebih fokus, tenang, dan percaya diri, maka tidak ada salahnya dilakukan. Tapi jangan sampai itu menggantikan dasar-dasar penting dalam bermain poker—seperti strategi, manajemen bankroll, dan pengendalian emosi.
Ritual seharusnya menjadi pelengkap, bukan fondasi utama. Yang paling penting adalah tetap rasional dan tidak menggantungkan nasib sepenuhnya pada benda atau kebiasaan tertentu. Ingat, keberuntungan bisa datang dan pergi, tapi keterampilan adalah sesuatu yang bisa kamu latih dan kembangkan.
Kesimpulan: Antara Tradisi dan Kekuatan Mental
Dari jeruk Johnny Chan hingga rokok Sammy Farha yang tidak pernah dinyalakan, dunia poker dipenuhi oleh kebiasaan unik dan simbolisme pribadi. Takhayul bukan sekadar kepercayaan tanpa dasar, tetapi seringkali menjadi alat psikologis yang membantu pemain bertahan dalam tekanan dan ketidakpastian.
Di balik semua cerita menarik ini, satu hal yang pasti: poker adalah permainan yang bukan hanya menguji kecerdasan dan keberanian, tetapi juga daya tahan mental. Jadi, kalau kamu punya ritual kecil yang membuat kamu merasa lebih siap di meja, kenapa tidak?